Resep Ayam Nanas

Nanas, selain dapat disajikan sebagai buah potong untuk pencuci mulut, juga dapat dijadikan salah satu bahan masakan. Misalnya diolah bersama udang dijadikan salad udang. Atau diolah bersama fillet ayam seperti resep berikut ini. Dengan rasanya yang manis-asam, ayam nanas cocok disajikan saat makan siang. Coba resep ayam nanas ini!

Resep Ayam Nanas
 
Waktu persiapan
Waktu memasak
Waktu total
 
Penulis:
Macam resep: Main
Cuisine: Asia
Saran penyajian: 4
Bahan-bahan
  • 400 g fillet paha ayam
  • 1 buah nanas ukuran keci (+/- 300 g)
  • 2 sdm minyak goreng
  • 50 g bawang bombai, cincang kasar
  • 4 siung bawang putih, cincang
  • 2 sdt cabai merah cincang
  • 50 g paprika merah, potong 1x1 cm
  • 50 g parika hijau, potong 1x1 cm
  • 2 sdm saus tiram
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm saus cabai
  • 75 g kacang mete, panggang
  • 1 batang daun bawang, iris tipis untuk taburan
  • 2 sdm kelapa parut sangrai
Cara membuat
  1. Potong-potong fillet paha ayam menjadi ukuran 2x2cm, sisihkan. Kupas nanas hingga bersih dan hilangkan bagian “mata” yang menghitam, kemudian potong kecil-kecil daging buah nanas.
  2. Panaskan minyak goreng dalam wajan, tumis bawang bombai, bawang putih cabai merah hingga harum. Angkat, tiriskan tumisan, biarkan minyak tetap dalam wajan.
  3. Panaskan kembali wajan di atas api besar, masukkan potongan ayam, paprika merah dan hijau, aduk hingga ayam berubah warna.
  4. Masukkan kembali tumisan bawang, tambahkan saus tiram, saus cabai, dan nanas, aduk hingga rata dan nanas layu. Masukkan kacang mete, aduk.
  5. Pindahkan tumisan ayam ke piring saji, taburi dengan daun bawang iris dan kelapa parut sangrai. Sajikan hangat.

Mengolah bahan masakan dengan cara menumis bisa menjadi cara praktis bagi Anda yang menginginkan gaya hidup sehat, karena hidangan ini miskin akan minyak. Bila suka, fillet paha ayam dapat diganti dengan fillet dada ayam untuk kandungan lemak yang lebih sedikit.

Kami menunggu komentar dan saran dari Anda. Selamat mencoba dan semoga Anda menyukai resep ayam nanas ini.

About Adam

Originally from Australia, Adam left his corporate career in 2009 and has been travelling and eating ever since. A long-term visitor to Indonesia, he met Susan here and they later married. Follow on twitter!