Resep Bubur Candil

Bubur Candil merupakan salah satu masakan khas Indonesia . Dan bubur ini hampir selalu ada sebagai ta’jil di bulan puasa. Strukturnya yang lembut serta rasanya yang manis mungkin memang cocok sebagai menu pembuka puasa, setelah perut kosong seharian. Selain itu bubur candil biasanya hadir sebagai menu utama dalam acara nujuh bulanan adat Jawa. Candil sendiri adalah berupa bulatan-bulatan kenyal yang biasanya terbuat dari ketan putih. Pembuatan candil sendiri sangat mudah dan praktis. Untuk anda yang tidak memiliki waktu luang teralalu banyak untuk bereksperimen dalam memasak tidak perlu khawatir, karena resep bubur candil ini tidak akan menyita banyak waktu. Silahkan dibuktikan sesuai resep di bawah ini.

Resep Bubur Candil
 
Waktu persiapan
Waktu memasak
Waktu total
 
Penulis:
Macam resep: Cemilan
Cuisine: Indonesia
Saran penyajian: 6
Bahan-bahan
Bahan Bubur:
  • 1.000 ml air
  • 3 lembar daun pandan
  • 150 gram gula merah, sisir
  • ½ sdt garam
  • 50 gram tepung ketan putih
  • 20 gram tepung sagu
  • 100 ml air, untuk melarutkan
Bahan Candil:
  • 150 gram tepung ketan putih
  • ½ sdt garam
  • 120 ml air hangat
  • 20 ml air campuran daun suji dan daun pandan (10 lembar daun suji dan 1 lembar daun pandan)
Bahan Saus Santan:
  • 600 ml santan, dari 1 butir kelapa
  • ½ sdt garam
  • 1 lembar daun pandan
Cara membuat
  1. Candil: campur tepung ketan dan garam. Aduk rata. Tuang air hangat dan air daun suji sedikit-sedikit sambil diaduk sampai rata. Bentuk bulat. Lalu sisihkan.
  2. Bubur: larutkan tepung ketan, tepung sagu, dan air. Kemudian sisihkan.
  3. Rebus air, daun pandan, gula merah, dan garam sambil diaduk hingga mendidih. Masukkan candil masak hingga terapung. Kemudian tambahkan larutan tepung ketan sambil diaduk. Masak hingga mengental.
  4. Saus santan: rebus santan, garam, dan daun pandan sambil diaduk hingga mendidih.
  5. Sajikan bubur dengan sausnya.
Untuk mendapatkan hasil candil yang kenyal dan bulat sempurna, maka sebaiknya Anda membeli beras ketan, yang kondisinya baik yaitu dengan ciri butiran yang utuh dan tidak cenderung rapuh. Selain itu untuk adonannya sebaiknya jangan diaduk hingga kalis, tetapi biarkan hingga lembek saja.

Sumber foto : www.sajiansedap.com




Leave a Reply